Tampilkan postingan dengan label Tips Perbankan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Perbankan. Tampilkan semua postingan
Tarif layanan Mandiri
Tarif layanan Mandiri Internet, Mandiri SMS, Mandiri Call dan Mandiri ATM terbaru.
Mandiri Internet
| No. | Fitur | Tarif Lama | Tarif Baru |
|---|---|---|---|
1
| Transfer Antar Bank via kliring | 0 | Rp. 5.000 |
2
| Pembayaran tagihan PLN | Rp. 2.500 | Rp. 3.500 |
3
| Transfer Antar Rekening Bank Mandiri | Bebas | Bebas |
4
| Transfer Antar Bank via RTGS | Rp. 15.000 | Rp. 15.000 |
5
| Pengambilan Token pertama kali | Rp. 20.000 | Rp. 20.000 |
6
| Penggatian Token karena kesalahan nasabah | Rp. 100.000 | Rp. 100.000 |
7
| Penggantian Token bukan karena kesalahan nasabah | Bebas | Bebas |
8
| Pembayaran Kartu Kredit Bank Lain | - | Rp. 5.000 |
9
| Pembayaran STIE Trisakti | - | Rp. 3.500 |
10
| Pembayaran PBB (Pajak Bumi & Bangunan) | - | Rp. 2.500 |
11
| Pembayaran Modul Penerimaan Negara (MPN) | - | Rp. 2.500 |
12
| Pembayaran Tagihan Gas Negara (PGN) | - | Rp. 2.500 |
13
| Pembayaran Tagihan PAM Kota Bandung | - | Rp. 2.000 |
Mandiri SMS
| No | Fitur | Tarif Lama | Tarif Baru |
|---|---|---|---|
1
| Pembayaran tagihan PLN | Rp. 2.500 | Rp. 3.500 |
2
| Transfer Antar Rekening Bank Mandiri dengan berita | Rp. 1.000 | Rp. 1.000 |
3
| Transfer Antar Bank via kliring | Rp. 0 | Rp. 2.500 |
4
| Transfer Antar Bank via RTGS | Rp. 15.000 | Rp. 15.000 |
5
| Pembayaran Kartu Kredit Bank Lain | - | Rp. 5.000 |
6
| Pembayaran PBB (Pajak Bumi & Bangunan) | - | Rp. 2.500 |
7
| Pembayaran Tagihan PAM Kota Bandung | - | Rp. 2.000 |
Mandiri Call
| No | Fitur | Tarif Lama | Tarif Baru |
|---|---|---|---|
1
| Transfer Antar Rekening Bank Mandiri dengan berita | Rp. 1.000 | Rp. 1.000 |
2
| Pembayaran tagihan PLN | Rp. 2.500 | Rp. 3.500 |
3
| Pembayaran Kartu Kredit Bank Lain | - | Rp. 5.000 |
4
| Pembayaran PBB (Pajak Bumi & Bangunan) | - | Rp. 2.500 |
5
| Pembayaran Tagihan PAM Kota Bandung | - | Rp. 2.000 |
ATM
| No | Fitur | Tarif Lama | Tarif Baru |
|---|---|---|---|
1
| Transfer Antar Rekening Bank Mandiri dengan berita | Rp. 1.000 | Rp. 1.000 |
2
| Transfer Antar Bank via kliring (SKN) | 0 | Rp. 5.000 |
3
| Transfer Antar Bank via RTGS | - | Rp. 15.000 |
4
| Transfer Antar Bank via Jaringan LINK/ATM Bersama/Prima | - | Rp. 5.000 |
5
| Pembayaran tagihan PLN | Rp. 2.500 | Rp. 3.500 |
6
| Pembayaran Kartu Kredit Bank Lain | - | Rp. 5.000 |
7
| Pembayaran STIE Trisakti | - | Rp. 3.500 |
8
| Pembayaran PBB (Pajak Bumi & Bangunan) | - | Rp. 2.500 |
9
| Pembayaran Modul Penerimaan Negara (MPN) | - | Rp. 2.500 |
10
| Pembayaran Tagihan Gas Negara (PGN) | - | Rp. 2.500 |
11
| Pembayaran Tagihan PAM Kota Bandung | - | Rp. 2.000 |
17.06 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Perbankan : Waspada dengan Penawaran yang Menggiurkan
Lindungi Uang Anda Kemajuan teknologi berdampak
positif pada mudah dan cepatnya melakukan transaksi perbankan. Saat ini
Anda dapat melakukan transaksi perbankan dimana saja dan kapan saja,
melalui internet (e-banking), telepon selular (m-banking), telepon (phone banking), ataupun lewat sms
(sms-banking). Di satu sisi, hal ini dapat memudahkan masyarakat dalam
menentukan pilihan transaksi keuangannya, tetapi di sisi lain dapat
membuka peluang terjadinya penyalahgunaan.
Modus Operandi Kejahatan Perbankan dan Cara Menghindarinya
Agar Anda terlindungi dalam melakukan transaksi perbankan, pastikan Anda mengetahui beberapa modus operandi kejahatan perbankan:
Agar Anda terlindungi dalam melakukan transaksi perbankan, pastikan Anda mengetahui beberapa modus operandi kejahatan perbankan:
1. Penipuan lewat telpon.
Dilakukan oleh pelaku kejahatan dengan menelepon Anda dan mengabarkan Anda mendapat hadiah, keluarga mengalami musibah atau menyatakan minat atas barang yang Anda iklankan. Berdasarkan hal tersebut si penelepon akan ”memandu” Anda untuk menuju ATM dan menuntun Anda mengikuti instruksi penelpon.
Dilakukan oleh pelaku kejahatan dengan menelepon Anda dan mengabarkan Anda mendapat hadiah, keluarga mengalami musibah atau menyatakan minat atas barang yang Anda iklankan. Berdasarkan hal tersebut si penelepon akan ”memandu” Anda untuk menuju ATM dan menuntun Anda mengikuti instruksi penelpon.
Cara Menghindarinya:
Cek dahulu identitas penelepon. Segera tutup telepon dan lakukan pengecekan atas informasi yang Anda terima. Pada umumnya perusahaan penyelenggara undian tidak meminta pemenang untuk mentransfer sejumlah dana kepada perusahaan penyelenggara.Jika Anda menerima telepon yang mengabarkan bahwa keluarga Anda mengalami musibah, jangan panik dan jangan mengikuti perintah penelepon. Tanyakan indentitas penelepon dan lakukan pengecekan.Jika Anda memasang iklan untuk menjual atau menyewakan aset Anda, hati-hati terhadap penelepon yang sangat mudah untuk setuju dengan harga yang Anda tawarkan kemudian berjanji untuk mentransfer sejumlah uang sebagai ”tanda jadi atau uang muka”. Jangan terlena oleh kata-kata si penelepon apalagi jika kemudian Anda diminta untuk menuju ATM untuk mengecek saldo Anda. Segera tutup telepon Anda untuk menghindari dari penipuan
semacam ini.
2. Penipuan lewat email.
Ada kalanya Anda menerima email yang seolah-olah berasal dari bank dan kelihatannya asli. Dalam modus ini pelaku kejahatan meminta Anda memasukkan nomor rekening, dan nomor PIN. Cara lainnya adalah membuat website alamat bank Anda yang seolaholah asli tetapi sebenarnya adalah website palsu. Anda akan diminta untuk memasukkan nomor rekening dan nomor PIN Anda dalam website ini dengan ”alasan” untuk pengkinian data pribadi Anda.
Ada kalanya Anda menerima email yang seolah-olah berasal dari bank dan kelihatannya asli. Dalam modus ini pelaku kejahatan meminta Anda memasukkan nomor rekening, dan nomor PIN. Cara lainnya adalah membuat website alamat bank Anda yang seolaholah asli tetapi sebenarnya adalah website palsu. Anda akan diminta untuk memasukkan nomor rekening dan nomor PIN Anda dalam website ini dengan ”alasan” untuk pengkinian data pribadi Anda.
Cara Menghindarinya:Jangan pernah membalas email yang meminta Anda memasukkan nomor rekening (atau user-id) dan nomor PIN. Tidak mungkin bank Anda meminta data pribadi melalui email karena bank sudah memiliki informasi tersebut. Jika Anda masuk ke website bank Anda untuk melakukan transaksi perbankan, pastikan alamat website Anda sudah benar dan Anda memiliki prosedur keamanan tambahan seperti token, disamping user-id dan password.
3. Penipuan melalui penawaran investasi dengan imbalan bunga yang sangat tinggi.Dalam
modus ini suatu perusahaan menawarkan investasi dengan janji akan
memberikan imbal hasil yang sangat tinggi. Berhati-hatilah dengan
penawaran seperti ini karena terdapat sejumlah penawaran yang terbukti
tidak dapat memenuhi imbal hasil sebagaimana dijanjikan.
Cara Menghindarinya:Tanyakan pada diri Anda apakah memang wajar imbalan bunga yang sangat tinggi atas investasi Anda. Lakukan pengecekan terlebih dahulu atas kredibilitas perusahaan yang menawarkan investasi. Yakinkan Anda terlindungi dari sisi hukum sebelum memutuskan untuk melakukan suatu investasi.
4. Penipuan dengan menggunakan kartu kredit di Internet.Sekarang ini semakin banyak toko atau merchant
yang menawarkan produk dan jasa melalui telepon ataupun internet,
dengan kemudahan pembayaran menggunakan kartu kredit. Anda hanya
diminta untuk menyebutkan nomor kartu kredit, masa berlaku (expiry
date) dan 3 (tiga) digit kode rahasia yang tertera di bagian belakang
kartu kredit Anda dan transaksi pun terlaksana.
Cara Menghindarinya:Pastikan Anda mengerti tentang produk dan jasa yang ditawarkan dari toko atau merchant tersebut, serta memahami tentang syarat & ketentuan dari barang atau jasa yang ditawarkan. Jangan berikan nomor kartu kredit, masa berlaku dan 3 (tiga) digit kode rahasia yang terletak di bagian belakang kartu kredit Anda, kepada siapapun sebelum Anda menyetujui manfaat produk dan jasa yang ditawarkan.
5. Pemalsuan nomor telpon call center bank Anda.Dalam
modus ini pelaku kejahatan membuat seolah-olah mesin ATM bank Anda
rusak dan kartu Anda tertelan. Karena panik, Anda tanpa sadar akan
menghubungi nomor call center ”palsu” yang ada di sekitar mesin ATM.
Kemudian Anda akan diminta penerima telepon untuk menyebutkan nomor PIN
dan dijanjikan bahwa kartu ATM pengganti akan segera dikirimkan. Dengan
berbekal PIN dan kartu Anda, pelaku kejahatan akan mengambil uang
Anda.
Cara Menghindarinya:Catat nomor telepon 24 jam dari bank dimana Anda menjadi nasabah. Jika Anda menghubungi nomor tersebut, pada umumnya Anda akan dijawab oleh mesin penjawab otomatis dan diminta untuk memasukkan pilihan jasa tertentu. Anda dapat memilih menu yang langsung terhubung dengan bagian pelayanan nasabah. Jangan pernah memberikan nomor PIN karena bank tidak akan pernah meminta nomor PIN nasabahnya.
Cara menghindari kejahatan perbankan
- Pastikan Anda mengetahui nomor call center bank Anda.
- Jangan memberikan nomor kartu atau masa berlaku atau tiga angka terakhir di belakang kartu kredit kepada merchant yang tidak Anda ketahui.
- Jangan berikan nomor PIN Anda kepada siapapun termasuk kepada petugas bank ataupun orang terdekat Anda.
- Jangan memberikan kartu kredit atau kartu ATM Anda kepada pihak lain karena bank tidak pernah meminta kembali kartu Anda.
- Apabila Anda mengembalikan kartu kepada bank, pastikan kartu telah Anda potong.
- Kartu pembayaran Anda (kartu ATM, debit atau kartu kredit) harus selalu dalam pengawasan Anda.
17.05 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Keamanan dari Bank Mandiri
Tips Menjaga Kerahasiaan PIN
| Personal Identification Number atau PIN merupakan kode rahasia yang diberikan pihak Bank Mandiri kepada nasabahnya, sehingga nasabah memiliki kewenangan untuk bertransaksi. PIN merupakan kunci utama keamanan bertransaksi, khususnya lewat e-banking. Pihak bank akan mengidentifikasi nasabahnya lewat penggunaan USER ID dan PIN internet Banking Mandiri . |
Jika USER ID dan PIN Internet Banking
Mandiri yang dimasukkan tidak cocok, maka data nasabah tidak akan
ter-verifikasi . Dengan demikian log-in tidak bisa dilakukan.
Sebaliknya, login dapat dilakukan bila User ID dan PIN Internet Banking
Mandiri yang diinput benar , tak peduli apakah yang memasukkan User ID
dan PIN itu benar-benar si pemilik rekening atau bukan. Oleh karena
itu, amat penting bagi nasabah untuk memproteksi identitas yang satu
ini. Jika PIN diketahui orang lain, ada kemungkinan orang-orang yang
tak bertanggung jawab ikut memanfaatkannya untuk melakukan akses
illegal.
Perlu diketahui, user ID dan PIN tidak bisa diduplikasikan oleh sistem
apapun. Selain itu, kombinasi antara User ID dan PIN bersifat unik
pada setiap nasabah. User ID adalah rangkaian alphanumeric yang terdiri
dari 6 sampai 10 karakter, sedangkan PIN adalah rangkaian numeric yang
terdiri dari 6 digit angka . Dengan demikian, asalkan tidak diketahui
oleh orang lain, amatlah sulit bagi mereka untuk menebak kombinasinya
| Beberapa tips untuk mengamankan PIN Anda. |
|
Jika Anda salah memasukkan PIN 3 (tiga) kali berturut-turut, system
akan memblokir akses Anda secara otomatis. Untuk mengaktifkan kembali
hubungi Call Mandiri di nomor telepon 14000 atau (021) 5299-7777, melalui e-mail ke customer.care@bankmandiri.co.id atau Bank Mandiri terdekat.
Penipuan di ATM!
Sumber
17.05 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Tips Keamanan dengan Kartu Kredit BNI
- Jangan memberikan nomor kartu kredit melalui telepon kecuali Anda yang berinisiatif menelpon.
- Jangan mudah memberikan informasi kartu kredit Anda memalui email ataupun website yang tidak Anda kenal dengan baik.
- Jangan pernah mencatat nomor kartu kredit Anda di tempat umum.
- Tandatangani kartu kredit Anda segera setelah diterima.
- Jangan menulis nomor PIN di Kartu Kredit atau dimanapun dekat dengan kartu kredit Anda.
- Jangan pernah meninggalkan kartu kredit dan bukti transaksi Anda disembarang tempat dan simpan bukti pembelanjaan Anda.
- Periksa tagihan kartu kredit Anda, pastikan tidak ada tagihan palsu dan tidak ada tagihan yang tanpa bukti pembelanjaannya.
- Hancurkan dan buang setiap transaksi yang salah dan segala hal catatan mengenai kartu kredit Anda.
- Jangan pernah menandatangani bukti transaksi yang kosong.
- Sebaiknya membawa kartu kredit secara terpisah dari dompet Anda dan diletakkan di tempat yang ada risleting atau kantong kecil.
- Jangan pernah meminjamkan kartu kredit kepada orang lain.
- Informasikan setiap perubahan data Anda kepada pihak bank penerbit kartu kredit Anda.
- Jika Kartu Kredit Anda tertelan di mesin ATM, simak beberapa langkah berikut untuk keamanan kartu kredit Anda :
* Segera hubungi BNI Call (021) 500046 atau 68888 melalui ponsel.* Pastikan bahwa petugas Call Center telah memblokir kartu kredit Anda.* Jangan memberi tahu PIN kartu kredit Anda walaupun kepada pegawai BNI. Nomor PIN hanyauntuk Nnasabah dan sifatnya confidential.* Pegawai BNI tidak akan pernah menanyakan PIN untuk keperluan apapun.* Apabila di lokasi ATM ada yang meminta bantuan untuk menerima transfer ke rekening Anda,kemudian meminta untuk menarik tunai dari kartu kredit Anda, jangan dilayani karena kemungkinantransfer tersebut merupakan hasil tindak kejahatan.
- Jika Anda berencana untuk bepergian ke luar negeri untuk waktu yang cukup lama, informasikan kepada Bank Anda.
- Simpan hati-hati seluruh Kartu Kredit maupun Kartu ATM, Travellers Cheque, dan passport Anda. Apabila memungkinkan simpan di Safe Deposits Box jika tidak dipergunakan.
- Jangan meninggalkan Kartu Kredit, ATM, Travellers Cheque, dan Passport Anda di dalam mobil.
- Segera hubungi bank Anda jika Anda kehilangan Kartu Kredit untuk minta diblokir, dan pastikan tagihan dan transaksi terakhir adalah yang memang Anda lakukan.
- Informasikan setiap perubahan data Anda kepada pihak Bank Penerbit Kartu Kredit Anda.
- Bagi Online User, berikut ada beberapa cara untuk melindungi data dan informasi Anda agar selalu aman dari pencurian data atau informasi melalui internet:
* Waspadalah jika Anda menerima email yang meminta informasi tentang rekening Anda,seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu kredit, ataupun PIN Anda. BNI tidak pernahmeminta informasi rahasia Anda melalui sarana yang tidak aman seperti email.* Jika Anda menerima email yang meminta Anda untuk memberikan informasi tentang rekening Andadan mengunjungi situs BNI, pastikan bahwa situs tersebut adalah resmi milik BNI.* Untuk melindungi Anda lebih jauh terhadap penipuan Kartu Kredit melalui internet pastikan Andamemasukkan alamat URL yang lengkap dalam alamat browser Anda. Jika Anda menerima emailyang berisi peringatan mengenai apapun tentang kartu kredit Anda, jangan membalas ataumengklik link yang ada dalam email. Tetapi ketik alamat URL BNI yang sebenarnya di browserAnda.* Untuk mendapatkan informasi yang lebih lanjut, silakan hubungi BNI Call di (021) 500046 atau68888 melalui ponsel.
Sumber
17.05 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
7 Tips Mengajukan Aplikasi Kartu Kredit Agar Cepat Diapprove
Kartu kredit adalah satu diantara sekian banyak alat pembayaran yang dipakai untuk pembayaran e-commerce di internet. Semua tak bisa menyangkal pentingnya alat pembayaran kartu kredit ini untuk bertransaksi online. Kalau Anda seorang buyer terlebih seorang pebisnis online, contoh seperti saya yang buka Jasa Internet Buying Agen
di internet, punya kartu kredit adalah syarat wajib. Karena kartu
kredit adalah alat pembayaran yang paling banyak dipakai dan paling
populer digunakan sebagai alat pembayaran toko online (seller) di internet.
Dari hasil investigasi saya ke beberapa teman yang tak punya kartu kredit, alasan yang paling banyak selain karena belum butuh adalah karena sulitnya untuk mengurus aplikasi kartu kredit ke bank. Seperti kita tahu syarat untuk punya akun PayPal yang verified (bisa dipakai belanja/berjualan) memang dibutuhkan kartu kredit VISA/Master untuk memverifikasinya. Kalau pakai kartu debit belum semua bank bisa diterima oleh PayPal.
Yang mengalami kesulitan mengurus kartu kredit umumnya adalah teman yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, atau belum punya pekerjaan tetap. Kedua, para pekerja freelance atau bukan pekerja kantoran. Sehingga, banyak yang memilih pakai VCC (Virtual Credit Card) ketimbang pakai kartu kredit sungguhan. Saya menjumpai banyak teman yang untuk verifikasi ke PayPal yang seharusnya pakai kartu kredit, berhubung karena kesulitan mengurusnya maka sebagian besar lebih memilih praktisnya, pakai VCC.
Saya bukannya merekomendasi jelek pakai VCC. Tapi menurut saya tanggung kalau hanya punya VCC. Kenapa tak langsung saja ngurus kartu kredit sekalian. Dan yang kedua, VCC itu punya banyak kelemahan serta sangat ribet jalurnya kalau misalnya akun PayPal Anda tiba-tiba di-limit aksesnya oleh PayPal. Contoh seperti kasus saya kemarin. Baca “Terkena Musibah PayPal Limited Access”. Juga, Anda punya ketergantungan yang tinggi dan perlu menghubungi pihak pembuat kartu VCC-nya secara reguler untuk perpanjangan masa berlaku kartunya, maupun bila sewaktu-waktu Anda ada masalah.
Sebetulnya apa yang membuat orang kesulitan mengurus kartu kredit? Apa karena tidak tahu caranya? Atau sudah frustasi karena sering ditolak?
Jika jawaban salah satu atau kedua pertanyaan di atas adalah iya, berarti Anda perlu baca tips saya ini. Saya akan berbagi tips kepada Anda bagaimana cara mengurus aplikasi kartu kredit agar cepat diapprove oleh pihak bank. Silahkan pakai tips-tips yang saya berikan berikut ini sebelum Anda mengajukan aplikasi kartu kredit ke bank.
1. Pilih bank yang kelas dua
Dari hasil investigasi saya ke beberapa teman yang tak punya kartu kredit, alasan yang paling banyak selain karena belum butuh adalah karena sulitnya untuk mengurus aplikasi kartu kredit ke bank. Seperti kita tahu syarat untuk punya akun PayPal yang verified (bisa dipakai belanja/berjualan) memang dibutuhkan kartu kredit VISA/Master untuk memverifikasinya. Kalau pakai kartu debit belum semua bank bisa diterima oleh PayPal.
Yang mengalami kesulitan mengurus kartu kredit umumnya adalah teman yang masih berstatus pelajar atau mahasiswa, atau belum punya pekerjaan tetap. Kedua, para pekerja freelance atau bukan pekerja kantoran. Sehingga, banyak yang memilih pakai VCC (Virtual Credit Card) ketimbang pakai kartu kredit sungguhan. Saya menjumpai banyak teman yang untuk verifikasi ke PayPal yang seharusnya pakai kartu kredit, berhubung karena kesulitan mengurusnya maka sebagian besar lebih memilih praktisnya, pakai VCC.
Saya bukannya merekomendasi jelek pakai VCC. Tapi menurut saya tanggung kalau hanya punya VCC. Kenapa tak langsung saja ngurus kartu kredit sekalian. Dan yang kedua, VCC itu punya banyak kelemahan serta sangat ribet jalurnya kalau misalnya akun PayPal Anda tiba-tiba di-limit aksesnya oleh PayPal. Contoh seperti kasus saya kemarin. Baca “Terkena Musibah PayPal Limited Access”. Juga, Anda punya ketergantungan yang tinggi dan perlu menghubungi pihak pembuat kartu VCC-nya secara reguler untuk perpanjangan masa berlaku kartunya, maupun bila sewaktu-waktu Anda ada masalah.
Sebetulnya apa yang membuat orang kesulitan mengurus kartu kredit? Apa karena tidak tahu caranya? Atau sudah frustasi karena sering ditolak?
Jika jawaban salah satu atau kedua pertanyaan di atas adalah iya, berarti Anda perlu baca tips saya ini. Saya akan berbagi tips kepada Anda bagaimana cara mengurus aplikasi kartu kredit agar cepat diapprove oleh pihak bank. Silahkan pakai tips-tips yang saya berikan berikut ini sebelum Anda mengajukan aplikasi kartu kredit ke bank.
1. Pilih bank yang kelas dua
Yang
saya maksud bank kelas dua adalah, maaf saya tak bisa sebutkan
nama-nama banknya, tapi intinya bukan bank dari deretan bank papan atas
seperti bank BCA, Mandiri, BNI dan BRI. Bank papan atas ini kebanyakan
sangat selektif dalam menerima calon nasabah kartu kreditnya. Kenapa?
Karena mereka bank besar, yang jelas tidak mencari kuantitas nasabah
tapi kualitas nasabah yang minim resiko kredit macet yang dicari. Contoh
yang lain, bank asing juga termasuk yang punya seleksi ketat dalam
menerima calon nasabahnya. Maka, agar mudah untuk mengurus aplikasi
kartu kreditnya, untuk tahap pertama kali mengurus kartu kredit usahakan
menghindari bank-bank ini kalau Anda ingin cepat diapprove.
2. Pilih bank yang sama dimana tempat Anda menyimpan uang di bank
2. Pilih bank yang sama dimana tempat Anda menyimpan uang di bank
Jika
Anda termasuk orang yang berprofesi bukan karyawan tetap, bukan
PNS/ABRI, atau bukan kalangan eksekutif profesional, bank sangat ketat
dalam memberikan approval kepada Anda. Kenapa bisa begitu? Karena tidak
ada pihak atau korporasi yang memberikan jaminan kepada Anda sehingga
bank kebanyakan menolak permohonan aplikasi Anda. Tak peduli misalnya
Ada seorang freelance berpenghasilan besar sampai ribuan dolar per bulan
melebihi karyawan sekalipun tetap saja akan ditolak. Tak percaya? Saya
punya teman yang berbisnis online penghasilannya besar jauh melebihi
gaji saya sebagai chief engineer. Sampai sekarang teman saya ini masih
kesulitan mengurus kartu kredit. Permohonan dia yang terakhir ke bank
BCA sampai sekarang ditolak, tak ada kabar beritanya.
Tapi Anda tak perlu berkecil hati, bukan berarti tidak ada celah buat mensiasatinya agar pihak bank melirik aplikasi permohonan Anda. Tunjukkan kalau Anda adalah nasabah bank itu dimana tempat Anda menyimpan uang. Bank biasanya akan mempertimbangkan untuk mengapprove permohonan kartu kreditnya kalau pemohon adalah nasabahnya sendiri. Terlebih Anda nasabah giro atau yang punya deposito besar disana. Ingat tulisan saya sebelumnya di tulisan ini. Baca “Penagih Hutang Gaya Baru Dari BNI”, bank sangat segan dengan orang yang nyimpan banyak duit di banknya.
3. Usahakan cash flow keuangan di rekening Anda selama tiga bulan terakhir saldo dan lalu-lintasnya besar
Tapi Anda tak perlu berkecil hati, bukan berarti tidak ada celah buat mensiasatinya agar pihak bank melirik aplikasi permohonan Anda. Tunjukkan kalau Anda adalah nasabah bank itu dimana tempat Anda menyimpan uang. Bank biasanya akan mempertimbangkan untuk mengapprove permohonan kartu kreditnya kalau pemohon adalah nasabahnya sendiri. Terlebih Anda nasabah giro atau yang punya deposito besar disana. Ingat tulisan saya sebelumnya di tulisan ini. Baca “Penagih Hutang Gaya Baru Dari BNI”, bank sangat segan dengan orang yang nyimpan banyak duit di banknya.
3. Usahakan cash flow keuangan di rekening Anda selama tiga bulan terakhir saldo dan lalu-lintasnya besar
Yang tips ini nyambung dengan tips nomor dua. Kalau Anda pekerja freelance atau pebisnis (enterpreneur),
umumnya bank akan meminta rekening koran tiga bulan terakhir yang
memuat data-data finansial Anda. Jadi, saat Anda hendak mengurus kartu
kredit usahakan lalu-lintas (cash flow) keuangan Anda besar.
Paling tidak di tiga bulan terakhir. Bank biasanya akan melihat ini
untuk melihat kemampuan keuangan Anda sebagai bahan pertimbangan.
4. Cari referensi dari pemegang kartu kredit (card holder)
4. Cari referensi dari pemegang kartu kredit (card holder)
Bank penerbit kartu kredit tidak jarang sering melakukan promosi member get member (MGM)
kepada para nasabah kartu kreditnya. Nah, jangan sia-siakan jika ada
kesempatan semacam ini untuk ikut apply jika ada teman yang menawari
Anda. Bank umumnya akan mempertimbangkan kalau pemohon kartu kreditnya
ada yang merekomendasikannya. Bank menganggap Anda direferensikan oleh
pemegang kartu lain maka layak dan jadi pertimbangan bank untuk
mendapatkan kartu kredit.
5. Apply penawaran kartu kredit di mal
5. Apply penawaran kartu kredit di mal
Kalau
Anda sering berpergian ke mal tak jarang menemui marketing bank
tertentu yang menawarkan aplikasi kartu kredit. Tidak ada salahnya Anda
mencoba menerima tawaran semacam ini. Karena bank memberikan banyak
kemudahan dan syarat yang tidak ribet. Biasanya bank hanya meminta foto
copy KTP saja sudah cukup. Karena cukup mudah syaratnya maka tidak ada
salahnya untuk dicoba.
6. Uruslah kartu kredit di kota dimana Anda tinggal sama seperti KTP Anda
6. Uruslah kartu kredit di kota dimana Anda tinggal sama seperti KTP Anda
Tidak
semua ditolaknya permohonan aplikasi kartu kredit karena alasan
finansial. Tak jarang penolakan karena masalah domisili juga jadi bahan
pertimbangan bank. Bank biasanya langsung menolak permohonan aplikasi
kalau alamat rumah (KTP) calon pemohon kartu kreditnya berasal dari luar
kota. Karena bank tentu tak mau ambil resiko besar jika sampai terjadi
kredit macet terus kesulitan mencari alamat nasabahnya karena jauh.
Jadi, menguruslah kartu kredit di kota tempat tinggal Anda. Jangan di
kota perantauan dengan pakai alamat kost atau kontrakan Anda.
7. Pasang telpon (PSTN) di rumah dan kantor Anda
7. Pasang telpon (PSTN) di rumah dan kantor Anda
Tips ketujuh ini juga tak kalah penting. Bank sebelum menyetujui permohonan aplikasi Anda biasanya dia akan crosscheck
dengan menelpon ke rumah dan kantor Anda. Jika rumah dan kantor Anda
ada telponnya dan mudah dihubungi, ini sangat membantu pihak bank untuk
memutuskan menyetujui permohonan Anda. Kenapa harus telpon rumah
(PSTN)? Karena nomor PSTN umumnya pasca bayar yang terdaftar jelas siapa
pemiliknya di Telkom. Jadi lebih trust dibanding telpon seluler
yang kebanyakan adalah nomor prabayar. Survey permohonan aplikasi
(kartu) kredit, pihak bank akan cek via telpon lebih dulu ke alamat yang
ada di data aplikasinya. Jika rumah dan kantor Anda sulit dihubungi
maka bank tanpa pikir lebih panjang lagi akan langsung menolak
permohonan aplikasi kartu kredit Anda.
Demikian beberapa sharing tips dari saya cara untuk mengurus kartu kredit. Semoga bermanfaat. Jika Anda ada pertanyaan jangan segan untuk bertanya dalam kolom komentar, terima kasih.
Demikian beberapa sharing tips dari saya cara untuk mengurus kartu kredit. Semoga bermanfaat. Jika Anda ada pertanyaan jangan segan untuk bertanya dalam kolom komentar, terima kasih.
17.04 | Label: Tips Perbankan | 0 Comments
Langganan:
Postingan (Atom)